Sabtu, 19 April 2025

dalam perjalanan yg tak terungkap

(Sebuah pengembaraan dalam ketidak pastian yang indah)


Aku tak tahu siapa yang kusebut

saat hati ini mengatup pelan dalam senyap,

saat napas mengusung satu nama

yang tak pernah kupelajari.


Kau tak pernah datang,

tapi jejakmu ada di setiap diam.

Seperti embun pada daun yang tak memanggil hujan,

kau tiba begitu saja,

dan entah bagaimana,

segala yang beku menjadi hangat.


Aku mengenalmu dari cara pagi menyentuh jendela,

dari gemetar halus yang muncul

saat seseorang menyebut "cinta"

tanpa tahu siapa yang dimaksud.


Langkahku bukan menuju tempat,

hanya mengulang desir

yang barangkali pernah kau kirim

melalui desir angin

atau garis di telapak waktu.


Jika yang kurindu adalah sosok,

mengapa doaku begitu sunyi dan dalam?

Jika yang kusapa adalah langit,

mengapa wajahmu terasa begitu dekat,

seperti pernah kutemui di balik tirai mata?


Ada sesuatu tentangmu

yang tak bisa kuucapkan

tanpa kehilangan maknanya.

Maka kubiarkan saja rindu ini hidup

dalam bentuk yang tak kupahami.


Dan bila aku tak sampai,

biarlah perjalanan ini menjadi doa

yang tak pernah mengharap pulang,

hanya ingin terus berjalan

menuju sesuatu

yang rasanya… sepertiMu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TITIP

Barangkali kita tak pernah benar-benar bertemu— hanya dua sunyi yang bersisian sebentar di bawah cuaca yang sama. Tak ada janji. Tak ada kat...