Sabtu, 19 April 2025

Engkau yang Kudekap dalam Rindu yang Tak Bermakna

 

Engkau rahasia

yang tak selesai kusebut.

Setiap bibir hendak memanggil,

dadaku telah penuh.

Kau hadir tanpa datang,

tinggal tanpa menetap—

sunyi yang manis,

mengusik tidurku.

Cinta ini

bukan yang kugenggam,

melainkan yang menggenggamku.

Aku padamu

seperti laut pada bulan:

tak menyentuh,

namun pasang.

Seperti bayang pada cahaya:

hidup olehnya,

hilang bila berpaling.

Rindu bukan jarak.

Hanya arah

yang lupa pulang.

Dan bila namaku luruh,

biarlah satu getar tinggal—

tanpa suara,

tanpa nama,

namun ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TITIP

Barangkali kita tak pernah benar-benar bertemu— hanya dua sunyi yang bersisian sebentar di bawah cuaca yang sama. Tak ada janji. Tak ada kat...