___________________________________
___________________________________
Bukan karena tak tahu arah,
tapi justru karena terlalu paham
apa yang akan hancur
jika tetap tinggal.
Maka langkah pun menjauh,
bukan karena ingin lari,
tapi karena tahu diri.
Jika malam terasa lebih sepi
dari biasanya,
itu karena satu nama
sengaja tidak kusebut dalam doa—
bukan karena lupa,
melainkan agar semesta tak perlu tahu
ada yang kutinggalkan
dalam keadaan masih mencinta.
Jika harus ada yang disimpan selamanya,
biarlah ia tinggal dalam senyap yang tak disebut-sebut.
Karena pernah ada rindu
yang terlalu indah untuk diteruskan,
dan terlalu berisiko untuk dibenarkan.
Maka ia memilih mati,
demi yang lebih suci dari cinta.
JB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar