Sabtu, 07 Februari 2026

Di Antara Napas

 

aku tak pernah mengetuk pintu,

tak pula menunggu dibukakan.

rumah itu

sejak awal

tak berdinding.

orang-orang sibuk menggambar denah,

menamai arah,

menyusun doa seperti pagar.

aku hanya angin

yang lewat

tanpa merasa lewat.

kadang kau mencariku

di kitab-kitab tebal,

di suara yang ditinggikan,

di sujud yang terlalu lama.

padahal aku bersembunyi

di sela jeda—

antara ingin

dan melepaskan.

saat kau berhenti menyebut-nyebut dirimu,

aku duduk di sana,

seperti cahaya tipis

di permukaan air.

tak bersinar,

tapi cukup

untuk membuat pagi terjadi.

maka diamlah sebentar.

biarkan dunia lewat seperti awan.

jika dadamu terasa lapang

tanpa sebab,

jika napasmu pulang

tanpa tujuan,

itulah aku—

bukan datang,

bukan pergi,

hanya ada.


Karanganyar 07 feb 26

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TITIP

Barangkali kita tak pernah benar-benar bertemu— hanya dua sunyi yang bersisian sebentar di bawah cuaca yang sama. Tak ada janji. Tak ada kat...