Selasa, 15 Juli 2025

Telah Sampai

 Aku tak lagi menjagamu diam-diam.

Bukan karena berhenti peduli,

melainkan karena akhirnya aku mengerti:

cinta tak selalu harus tinggal,

meski pernah tumbuh begitu dalam.


Ada hal-hal yang, setelah waktu cukup panjang,

tak lagi butuh penjelasan.

Seperti dedaunan yang luruh,

bukan karena pohon tak ingin memeluknya,

tapi karena angin telah mengantar musim baru.


Apa yang pernah kusebut rindu,

kini cukup kupanggil kenangan.

Tenang.

Tidak menyakitkan,

dan tidak juga ingin kembali.


Jika suatu hari kita berpapasan,

kau tak perlu membaca apa pun dari caraku tersenyum.

Aku sudah belajar diam-diam,

bahwa tak semua yang pernah indah

harus dibawa pulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TITIP

Barangkali kita tak pernah benar-benar bertemu— hanya dua sunyi yang bersisian sebentar di bawah cuaca yang sama. Tak ada janji. Tak ada kat...